<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
<!-- Mulai Trading dengan MIFX mifx.com/TradingForexIndonesia Spread Rendah, Dana Nas -->
<ins class="adsbygoogle"
style="display:inline-block;width:468px;height:15px"
data-ad-client="ca-pub-7089517853818666"
data-ad-slot="3184536638"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>Tipu Daya Istidroj
<!-- Mulai Trading dengan MIFX mifx.com/TradingForexIndonesia Spread Rendah, Dana Nas -->
<ins class="adsbygoogle"
style="display:inline-block;width:468px;height:15px"
data-ad-client="ca-pub-7089517853818666"
data-ad-slot="3184536638"></ins>
<script>
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
</script>Tipu Daya Istidroj
Oleh:
Tantomi
simamora, S.Sos.I
Posisi terjelek diantara manusia adalah ketika dibukakan pintu segala
kesenangan dunia yang mengakibatkan dia lupa akan nikmat Allah SWT dan yang
paling menyedihkan lagi terus terlena dinina’ boboin oleh kemewahan dunia sampai
menjelang ajal menjemputny, sehingga dia kehilangan kesempatan emas untuk
bertaubat.inilah yang disebut dengan istidroj.
Secara
harfiyah istidroj artinya adalah menarik atau mengulur.istidroj merupakan
kelebihan atau keistimewaan yang dianugrahkan oleh Allah SWT kepada manusia
dalam bentuk yang dikehendakinya. Anugrah Allah itu bukan hanya disebabkan
kasih sayang tetapi terkadang anugrah itu diberi karena tanda kebencian Allah
agar mereka larut dalam kesesatan. Ini merupakan pembiaran yang dilakukan Allah
SWT pada hambanya yang sengaja berpaling dari perintah Allah dan akhirnya akan
tergolong dalam kalangan orang yang tidak mendapatkan hidayah. Istilah ini
dipakai dalam Al-Qur’an:
“Dan orang-orang yang mendustakan ayat kami, maka kami akan menarik
mereka(sanastadrijuhum), secara berangsur-angsur ke arah kebinasaan dengan cara
yang mereka tidak ketahui”.(QS. Al-A’raaf (7): 182).
Apabila
kita melihat seseorang yang terus melakukan maksiat tapi terus dilimpahi rezeki
yang banyak bahkan untuk mencari rizki pun dia menggunakan cara yang dilarang
oleh Allah SWT seperti judi, korupsi,
riba dll, maka berhati-hatilah...! mungkin itu adalah istidroj berupa tipu daya
kesenangan dunia yang akhirnya membuat kamu binasa.Tipu daya istidroj akan
membuat manusia bergembira, mudah dalam segala urusan dunia karena kondisi
keimanannya sudah tidak stabil lagi sehingga tidak mampu lagi menerangi hati
yang telah kosong- terus diisi dengan kemaksiatan.
Allah berfirman dalam al-Quran:
“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada
mereka, kami pun membuka semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga
apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka,kami
siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus
asa”. (Al An’am: 44)
Istidroj tidak hanya ditujukan
untuk umat islam, malahan orang yang bukan islam pun diuji Allah sesuai Firman
Allah: “dan jangan sekali-kali
orang-orang kafir menyangka bahwa kami membiarkan (mereka hidup lama) itu baik
bagi diri mereka, karena sesungguhnya kami biarkan mereka hanyalah supaya
mereka bertambah dosa (di Dunia) dan mereka pula peroleh azab siksa yang
menghina (di akhirat kelak).(Q.S Ali Imran:178 )
Tercatat dalam sejarah
contoh-contoh yang Allah berikan istidroj kepada orang-orang kafir: Qorun, orang
yang sangat kaya tenggelam dengan hartanya karena kemurkaan Allah SWT. Fir’aun,
pemimpin yang sangat disegani dan diberikan oleh Allah kesehatan yang
berkepanjangan tetapi akhirnya mati karena kesombongannya sendiri. Raja Namruj
yang mengaku sebagai Tuhan menemui ajalnya hanya karena seekor nyamuk yang
masuk ke dalam hidungnya.
Keputusan Allah untuk memberikan
istidroj tidak secara tiba-tiba tetapi setelah hambanya larut dalam kemaksiatan
yang memiliki sikap sebagai berikut:
1. Tidak
beriman
Orang yang tidak
beriman itu bukan hanya orang kafir, malahan sebagian orang islam yang tidak
mau beriman- Keislamannya hanya sebagai simbol seperti sebuah perusahaan yang
hanya tinggal papan nama sedangkan isinya adalah kosong
2. Syirik
Manusia yang
lupa akan nikmat Allah dan mengadakan sekutu bagi Allah untuk menyesatkan
manusia
3. Kemunafikan
Orang-orang yang
berpura-pura masuk islam tetapi hatinya enggan menerima kebenaran
4. Sombong
terhadap kebenaran
Harta yang ada
padanya menyebabkan dirinya sombong dan menolak kebenaran
5. Cinta
akan dunia
Manusia yang
pikirannya terpokus hanya untuk dunia saja sehingga dalam memohon kepada Allah
hanya dunia saja.
6. Tidak
bersukur
Sudah jelas
dalam Al-Qur’an suroh Ibrahim ayat 7 “ sesungguhnya jika kamu bersukur pasti
kami akan menambah nikmat kepadamu dan jika kamu mengingkari maka sesungguhnya
azabku sangat pedih”
7. Bakhil/kikir
Limpahan harta
itu juga bisa menjadi istidroj karena tidak membelanjakannya kepada kebaikan
kemudian lupa untuk mengeluarkan zakat dan infaq
8. Melakuakan
kejahatan terus menerus; seperti orang yang sudah buta dan sudah tidak sanggup
lagi untuk membedakan yang haq dengan batil
Sebagai kesimpulan tipu daya Allah melalui istidroj
merupakan kemurkaan kepada hambanya yang larut dalam kemaksiatan dan menandakan
manusia sudah jauh dari hidayah maka waspadalah... semoga harta, kedudukan,
kemuliaan yang ada pada diri kita tidak termasuk istidroj.